Yup, aku suka segala jenis musik, pop, rege, rock, blues, R&B, dank-duD, jazz ( a little bit), pokoknya apa aja. Included keroncong or seriosa sekelas pavarouti (ah bener gak sih penulisannya?).
Kecuali... ada kecualinya nih.. jenis musik jedang-jedung alias jedang-jedung bin jedang-jedung yang cenderung jedang-jeung (jenis musik ini cuma mas kyu yang tau).
Kebalikannya mas kyu paling demen nih sama jenis musik ini (disamping musik lainnya yang aku dan dia juga sama-sama suka), biasanya kalo ada musik ini, mata kiri dan kanan dia menari-nari naik dan turun ngikutin irama musiknya (wakakakak.... gak pada kebayangkan?)
Dan pastinya nih musik jenis ini selalu jadi infus dikala semangatnya turun untuk mengerjakan sesuatu.
”Coba deh neng, dengerin, enak kok musiknya. Iya kan?”
”Iya, enak banget,” sembari nyengir kuda menjawab tawarannya.
Lalu dia dengan lucunya menggerakkan tangan dan badannya sambil menyetir.
”kikikikkkkiikkk.....” cengiran kuda sudah melebar jadi cengiran gajah
Hingga suatu hari aku kena imbas kejailannya ketika dia dengan baik hati membelikan aku memory Hp.
Guess what? Dari seratus lagu favourite aku dan dia, seperempatnya adalah lagu jedang-jedung kesukaan dia. Mas kyu... mas kyu.... ini adalah sebuah pemaksaan tak berdaya with your songs....
Tapi anehnya, ketika hati kangen dengan dia, lagu jenis ini lah yang biasanya kucari untuk menemani hari-hariku yang terbalut rindu... cik..cek..cek.... bahasanya..