30.5.08

Resep Jitu Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Hari-hari ini kita diributkan oleh berbagai macam komentar, demonstrasi dll tentang penolakan kenaikan harga Premium yang sudah"disesuaikan" minggu yang lalu.
Kawan saya, sebut saja namanya Paiman - bukan nama sebenarnya (seneng bikin Pai) malah tenang2 saja karena dia punya resep jitu yang sudah dia siapkan di mobil Toyota Kijang-nya sebagai jalan keluar dan antisipasi kenaikan harga Premium sbb:
 
BAHAN2:
1 (satu) botol ukuran 500 ml. Bensin Premium, murni, jangan dicampur.
1 (satu) botol (ukuran yang sama)  Air Mineral
1 (satu) bungkus nasi-pecel
1 helai kain / handuk ukuran medium
 
CARA PEMAKAIAN:
Apabila anda sedang berkendaraan dan mobil anda tiba-tiba mogok karena diperkirakan kehabisan bensin, anda tidak usah khawatir, masukkanlah bensin Premium yang sudah anda siapkan kedalam tangki mobil anda, pasti tidak mogok lagi.
Apabila mobil anda kemudian mogok lagi, turun saja dari mobil anda dan.. dorong...!, kalau capai minumlah air mineral yang telah tersedia dan kalau berkeringat anda tinggal menggunakan handuk yang telah tersedia,kalau tenaga dorong anda berkurang drastis ??? mudah saja........ .
segera santap nasi pecel yang ada,dijamin tenaga anda pulih kembali dan sesudah itu...... dorong lagi yuk......... ......... ... 
 
SELAMAT  MENCOBA !


Sumber : dari millist

Cara Mengurangi Tagihan Bulanan PLN

Cara ini sudah kulakukan 3 atau 4 bulan kebelakang. Dan cukup manjur. Dimulai ketika aku menerima artikel untuk menghemat penggunaan listrik di sebuah milist. Tadinya gak begitu percaya. Namun setelah Papa mengeluh karena harus mengocek kantor sebesar kurang lebih Rp. 300.000 perbulan untuk pengeluaran biaya listrik, aku trial error juga ngelakuin itu.

Hey.. hey ternyata It Does Work.
Pada awalnya untuk mematikan TV aku cukup melalui remote control, begitu pula dengan komputer, DVD Player dan seperangkat Audio. Karena pikiranku, tidak akan ada listrik yang mengalir sebanyak itu untuk perangkat elektronik yang dibiarkan mati melalui remote tanpa memutuskan colokan kabelnya dari sumber listrik.

Tapi sekarang kumulai rutinitas ini, pagi sebelum berangkat ke kantor semua colokan listrik yang ada dikamarku, aku cabut semua. Dan untungnya cukup simple, karena semua bermuara di satu "colokan" (duh apa dong istilah rada mannernya?) saja. Dan kemudian ketika aku pulang kantor sekitar magrib, baru kunyalakan / kucolokaan (duh gak nahan gini istilahnya) lagi saluran listriknya jika diperlukan.

Setelah berselang beberapa waktu kemudian kutanyakan kepada Papa tentang biaya yang dikeluarkan untuk tagihan listrik 3 bulan ini, beliau bilang kalo tagihannya sekarang kisaran Rp.160 hingga 170 ribu....
Hore.. akhirnya uang jajan ku naik... (heheheee.. emang mahasiswa masih minta uang jajan sama ortu.. malu dooong aaaaah)

Jadi, jangan memandang sepele untuk penghematan meski kecil kalo dikali menit di kali jam di kali hari di kali bulan, lumayan gede juga.

Lagian aku miris juga sih, di beberapa daerah pasokan listrik udah menipis, trus pemadaman listrik secara bergilir udah mulai diberlakukan.
Buktinya selama 3 hari berturut2 Mall BIP mati lampu. Merem melek deh kita pas lagi makan siang di sana.
Trus hari ini pas ke Togamas buat beli buku, harus pasang mata ampe capek buat liat resensi di belakang buku. Belum lagi pas bayar gak pake komputer, jadi pake kalkulator gitu dengan bon seadanya. Bikin ngantri karena waktu pelayanan customer lebih lama. Trus yang paling lagi, kita gak bisa ngecek di direktory melalui komputer buku yang kita inginkan ada di rak mana. Nah musti gelap-gelapan lagi kan dalam lorong-lorong cinta penuh sejuta buku?

Halah ngomong apaan sih ini?

Yang Kubenci dari Sebuah Buku

Protes ku terhadap penerbit buku : Jangan pelit ya buat ngasih pembatas buku, soalnya itu is a must buat zaman gini sih.
Baca buku tanpa ada pembatas, rasanya bikin bete. Udah gak jamannya kan musli ngelipet buku sebagai tanda halaman yang udah kita baca?

Dan yang paling nyebelin, kalo kita baca buku, trus ternyata pas dibuka bungkus plastiknya, ternyata isi buku halaman demi halaman tidak lebih menjelaskan / tidak lebih mendetail dari pada daftar isi. Benci deh kalo dah gitu.

Hiyaaaaat...
(Keluarkan jurus elang mencakar langit)

PGN sebagai alternatif dari LPG dan minyak tanah

Just sharing info aja, kalo di beberapa rumah temanku kehidupan masak memasaknya menggunakan langganan PGN. Saya sendiri belum tahu banyak tentang informasi ini. Tapi PGN ini juga sejenis gas, yang pemasangannya diharuskan daftar dulu ke PGN (Perusahaan Gas Negara). Biaya yang dibebankan adalah sesuai dengan banyaknya gas yang kita pakai yang dialirkan melalui pipa gas (yang sebelumnya dipasang, seperti pipa air ledeng). Menurut pengalaman temanku ini, pengeluaran costnya juga tidak semahal jika kita menggunakan gas LPG apalagi jika harus dibandingkan dengan pengeluaran minyak tanah.

Mengenai keamanannya, secara global temanku ini menerangkan, bahwa gas PGN ini jika ada kebocoran dari pipanya akan sangat ketahuan karena baunya yang lebih menyengat dibanding gas LPG.

Hanya saja sayang, ketika papa menanyakan kepada pihak PGN untuk memasangnya di rumahku, belum bisa direalisasi karena seperti halnya pemasangan line telepon, butuh minimal order. Sigh!!!!

Kumaha tah ari tos kieu?

Bersyukur? Atas alasan apa?

Hmmm.... hari ini dimulai dengan sebuah berita yang (mungkin) untuk sebagian orang termasuk yang mengejutkan. Tapi entah kenapa, ketika berita itu dikumandangkan oleh adikku, aku malah merasakan senang dan ujug-ujug bersyukur dalam hati. Aku sendiri juga heran kenapa aku malah bersyukur terhadap musibah ini. Meski ini mungkin hanyalah sebuah musibah kecil dibanding dengan orang lain, tapi pasti akan membuat diri sedikit jengkel. Atau mungkin karena malem ini aku tidur cukup dan terbangun tanpa merasa lelah seperti malam-malam sebelumnya, sehingga berita tentang ada yang mencongkel mblem / logo "Toyota Corona" yang terpasang di belakang mobil ku, sedikitpun tidak membuat ku sedih. Malah berkali-kali ucapan "alhamdulillah" terucap di hatiku penuh kebisuan.

Lalu kuraih handuk merah, dan berlalu ke kamar mandi, sambil bertanya-tanya. Kenapa ya aku malah merasa gembira dan mengucapkan Alhamdulillah berkali-kali? Apa yang harus kusyukuri dari kejadian ini?

Sejenak fikiranku kembali ke malam sebelumnya ketika selesai shalat isya, kulantunkan sejumlah Do'a kepada-Nya.
"Ya Allah jadikanlah hamba orang yang selalu bersyukur baik dalam keadaan sempit ataupun dalam keadaan lapang."
"Ya Allah betapa sulitnya hamba menjadi orang yang bersyukur, apalagi ketika hamba dalam keadaan sempit hati, maka tuntunlah hamba ya Allah agar selalu menyukuri nikmat-Mu yang sering kuabaikan selama ini."

Ketika akhirnya ku starter mobilku untuk menuju kantor, sepanjang jalan aku berfikir keras, kenapa aku merasa bersyukur tanpa sebab? Lalu ketika mata memandang deretan tabung-tabung gas sepanjang patung tank-waja di burangrang hingga ujung jalan emong untuk antri beli di Elpiji, ketika itu pula kutemukan jawabannya.

Ya Tuhan, alhamdulillah... dalam keadaan kondisi di mana orang-orang banyak mengalami kesulitan untuk hidup, saya masih diberikan rezeki untuk membeli mobil ini meski masih dalam cicilan.
Ya Tuhan, alhamdullillah, meski BBM sudah naik hingga 3 kali dan sampai sekarang gajiku belum juga dinaikkan, namun tidak membuat saya putus asa dari rahmatmu, dan mengambil jalan seperti orang yang sudah membuat jail terhadap mobilku. Berapalah artinya sebuah mblem / logo jika dijual lagi? Apakah hanya karena itu, mereka mengkhianati agama mereka? Dan alhamdulillah meski dalam keadaan penghasilan yang makin morat marit, tidak membuatku berpaling dari-Mu karena rasa putus asaku dan juga tidak menjadikanku tumbuh menjadi seorang koruptor.

Mungkin karena alasan ini, aku menyebut kalimat "Alhamdulillah" berkali-kali dalam hati hingga siang ini menjelang.

"Ya Allah, tuntun hamba-Mu.
Jangan Kau tinggalkan hamba sendiri menyelami hidup ini
Ya Allah.. Tiada daya dan kekuatan selain Kekuatan-Mu."

27.5.08

[senyum] Ala "auto-reply"

Hello. I'm out of office from .... to ... May 2008.
Your email will be read while I could get internet access.

PS:  This automatic response is only sent after your first
message.  It won't be sent again in the near future, even if you send more email before I return.

Best regards,
Mr. XX

**************************************************************************************************************
Email auto-reply ini saya dapat kemarin siang, ketika saya mengirimkan email kepada salah seorang client perusahaan. Dan tentu saja saya mengerti, bahwa beliau pastinya sedang melaksanakan perjalanan dinas, entah itu luar kota atau luar negeri.
Kemudian beberapa saat setelah itu, email saya dibalas. Dan fikiran saya waktu itu, mungkin beliau kebetulan sedang bisa mengakses internet. Dan begitulah email-email kami berlanjut seputar tanya jawab detail kegiatan yang akan diselenggarakan perusahaan kami Juni mendatang.

Dasar rezeki, pagi ini, Allah mengirimkan seorang tukang humor melalui telepon genggamku.
Aku : "Hallo, Assalamu'alaikum"
Mr. XX : "Selamat pagi bu, apakah ibu sedang di luar kantor atau di luar kota?"
Aku : "Saya sedang di kantor pak, ada yang bisa saya bantu?"
Mr. XX : "Saya XX bu, tadi saya telpon ke meja ibu tidak ada yang ngangkat"
Aku : Apakah nomor telepon nya sudah benar pak 022-4****58?
Mr. XX : Oh bukan bu, tadi saya telpon ke nomor 022-4****57, kok saya tersambung ke mesin fax ya? Padahal di email ibu nomor telepon ibu kan yang belakangnya 58?
(halah korslet nih orang)
Aku : Nomor 57 itu memang nomor fax kami pak. Dan nomor 58 itu adalah nomor telepon meja saya pak. Ada yang bisa saya bantu pak?
Mr. XX : Apakah ibu sedang di luar kota? Karena email yang saya kirim ke ibu, semuanya auto-reply?"
Aku : (cageeeeeuuuuurrrrrrrrrr) Hmmm bukan kah bapak yang set email bapak dengan auto-reply?
Mr. XX : oh gitu ya bu.. nanti akan saya cek.
Aku : Pak XX, saya masih menunggu formulir bapak yang belum bapak update.
Mr. XX : Oh itu ya bu.. ibu kan sudah mengirimkannya lama sekali, kalo gak salah bulan Nov 2007 kan?
Aku : Bukan pak, Formulir yang saya kirimkan ke bapak kemarin melalui email.
(Dalam hati saya berfikir, ngapain saya menanyakan isi email saya November yang lalu, tentunya sudah sangat out of date)
Mr. XX : sebentar.. sebentar bu.. saya cek dulu.... oh iya, yang email kemarin itu ya bu.
Aku : Iya pak, saya tunggu ya fax nya atau bapak bisa kirim ke email saya lagi sebagai balasannya.
Mr. XX : Tapi bu, boleh gak attachment nya dalam bentuk pdf, karena lebih dimungkinkan untuk server di perusahaan saya
Aku : Bukan kah yang saya kirimkan kemarin kepada bapak dalam bentuk pdf?
Mr. XX : oh sudah dalam pdf ya bu.. maaf jika begitu akan saya cek dulu.

Dan kemudian "Klik" telepon ditutup.
Duh stress nih orang kayaknya. Sana gih, istirahat dulu. Cuci kaki, cuci tangan trus bobo.
Baru masuk kantor kalo dah siap.

23.5.08

Semua Berawal dari SMS Promosi

"Mbak, sudah lama gak mampir ke Flo**n, Kami tunggu ya kedatangannya", kalimat yang sama yang dikirim by sms ke ponsel aku ini udah mulai mengganggu.

Terus terang, akhir-akhir ini, banyak sekali sms-sms promosi yang gak ada habis-habisnya yang dikirim melalui nomor GSM or CDMA dari Operator. Ada promosi RBT (nada tunggu) lah, promosi Reg spasi bla-bla-bla yang berhadiah yahud lah, atau sms untuk mengetahui informasi terkini mengenai sesuatu.

Di suatu waktu, Aku (tepatnya diilhami oleh mas kyu) heran kenapa Operator mengenakan biaya untuk nada tunggu, padahal nada tunggu itu bukan untuk didengar oleh si pemilih lagu. Dan belum tentu nada tunggu tersebut disenangi oleh penelopon yang masuk ke telepon kita. Kan gak nyambung? Udah mah kita yang bayar, trus lagunya juga bukan kita yang dengerin, udah gitu lagi orang yang nelepon ke kita bisa jadi gak suka dengan lagu pilihan kita. Lah... sia-sia kan kita bayar perbulannya?

Coba pikiran mereka dibalik ya, nada sambung / nada tunggu itu dikenakan kepada kita, dan kita bisa memilih nada tunggu setiap kita mau menelepon ke luar. Jadi kepada siapapun kita menelepon, kita sendiri yang dengan bebas memilih nada sambung sesuai dengan kesukaan kita yang kena beban biaya.

Dan ironisnya, nih sms promosi dan juga yang serupa, udah mulai mengganggu ketentraman batin gue. Karena in the middle of nowhere or my activities, tiba-tiba muncul sms yang gak penting banget. Bisa aja sih tinggal gue hapus trus beres sudah. Tapi kalo sms serupa datang 3 hari sekali and every day.. itu sih udah luar biasa.

Untuk kepentingan ketentraman batin ini (du ileeeeh bahasanya), gw selalu rajin untuk telepon Customer Service Operator aku, untuk menghentikan sms seperti ini. Dan alhamdulillah, sekarang sudah tidak ada sms promosi dari 888 atau 818 atau 222 atau 555 atau.. atau... (duh bakalan panjang kalo gw sebutin semuanya).

Ternyata ketenangan ini mulai rusak, karena dalam 6 bulan terakhir, aku dapet lagi sms promosi yang sudah mulai di titik "annoying". Ya itu sms dari Flo**n. Sebenarnya Flo**n dulu adalah tempat biasa aku dan mas kyu melepas penat sekedar relaksasi.
Pelayanannya terhitung sempurna di mata aku, tempat yang strategis, staff yang ramah, suasana yang bikin kita relaks, pijatan yang memanjakan badan kita yang luluh lantah setelah seminggu bekerja yang kadang harus pulang pergi luar kota. Namun, ketika kita mendapatkan pengganti yang lebih dari itu, aku dan mas kyu sudah jarang untuk berkunjung ke sana.

Dan walhasil, datanglah sms-sms seperti itu. Dimulai hanya 1 kali dalam seminggu setiap hari Jumat. Kemudian, mungkin karena tidak ada respon rada gencar menjadi 2 kali seminggu.

Suatu waktu, pernah saya balas smsnya dengan kalimat, "Mbak maaf, sudah cukup promosinya. "
Kemudian hadir balasan, "Oh maaf, jika sms kami mengganggu".
Lalu kemudian saya jawab pula, " Iya, sms promosinya sudah mulai mengganggu, mohon dihentikan ya. Jika memang saya ada waktu saya akan ke sana."

Satu bulan dari itu, sms dari Flo**n nyaris tidak pernah saya terima, sampai kemudian datang lagi sms dengan kalimat yang sama (kopi paste banget deh, atau mungkin kalimat itu sudah menjadi templete di HP nya).

Kemudian, dengan sabarnya saya menjawab, "Mbak maaf, mungkin untuk waktu yang panjang saya tidak akan berkunjung ke Flo**n karena sekarang saya di luar pulau" (jawabku berbohong).
"Ooooh mbak di luar pulau, maaf jika saya mengganggu." reply dari nomor tersebut.

Ah... Legaaaaa..... rasanya jawabanku sudah lebih dari rasional, sehingga mudah2an bisa membuat mereka berhenti untuk mengganggu aku melalui sms promosinya.

Dasar ndableg.... satu bulan kemudian hingga hari ini, saya mulai mendapatkan sms yang sama dengan kalimat yang sama dari nomor yang sama. Mula-mula saya cukup menghapusnya dan kemudian melanjutkan aktivitas saya. Tapi rasanya kok gak berhenti2. Whats uppppp wooooyyyy...

Lalu timbul niat jail saya , akhirnya setiap hari saya rajin mengirimkan sms ke nomor tersebut, dalih-dalih saya adalah orang lain.

Begini sms pertama saya bunyinya : "Hai manis, kenalan dong. Saya masih bujangan loh. Nama kamu siapa? Flo**n tempat apa? Nanti saya main ke sana ketemu kamu. Malam ini saya call kamu, boleh?

Besoknya kukirim lagi sms ke nomor yang sama : " Hai manis, kamu belum jawab sms aku. Nama kamu siapa? Kenalan dulu dong.... Saya Asep, asli orang Bandung."

Pagi ini saya sms juga ke nomor itu karena kebetulan besok kan hari Sabtu : " Hai Flo**n, lagi ngapain niy? Besok ada acara gag? Kopi darat yuk!"

Rasain lu.. emang enak di teror dengan sms yang gak penting. Silahkan anda menikmatinya sendiri.

Pesan yang bisa diambil : jangan gampang menuliskan nomor HP anda di tempat "nomor yang bisa dihubungi", apalagi jika HP anda adalah nomor pasca bayar, yang musti mikir beribu kali untuk ganti dengan nomor baru.











































Trailer Kung Fu Panda




Tanggal 7 nonton aaahhh, udah nunggu dari awal tahun ini gitu loh, sampe ni film akhirnya keluar juga...
Aaaahhhh.... lega.....
Here I come, my dear Panda >:D

22.5.08

The Chronicles Of Narnia : Prince Caspian

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Classics
* Film lanjutan / Sequel dari film Narnia yang pertama (lupa judulnya)
* Yang jadi Pangeran Kaspian nya cuakeeeeepppp
* Lokasi nya kuereeeenn... lautnya hijaw sekali, indahnya sungai diapit dua jurang, pemakaman Ashlan yang artistik, hmmm... hutan yang eksotik.....
* Animasi pepohonan dan air nya duh.... speechless gw
* Karakternya banyak yang ku suka, Ashlan si Singa, Burung2, tikus as musketeers, manusia berbadan kuda, kambing, beruang, buanyak deh macemnya
* pertarungan satu lawan satu yang konyol tapi seru
* satu tahun bagi raja dan ratu Narnia, 1300 tahun bagi masyarakat Narnia yang ditinggalkan
* antri tiket, pilih tempat, bayar tiket, siapin kudapan (durasi : 145 menit), duduk manis, tonton deeehh...

-duuuuuhh.. gak sabar nunggu Narnia 3, yang katanya cuma 2 raja /ratu yang bakal balik lagi ke kerajaan Narnia (bukan 4)-


13.5.08

- zero mind -

Sejak aku napak tilas dan introspeksi tentang diri, sumpah aku merasa ketakutan setengah mati tentang masa depan aku. Ngeri membayangkan jika semua doa2 aku waktu kecil terealita nanti. Meski beberapa sudah mulai terlalui. Rasa takut yang begitu sangat kuat, udah bikin aku obrak abrik alqur’an.Akhirnya ketemu dengan Surat Al-maidah ayat 89 :

Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja, maka kaffarat (melanggar) sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. Barangsiapa tidak sanggup melakukan yang demikian, maka kaffaratnya puasa selama tiga hari. Yang demikian itu adalah kaffarat sumpah-sumpahmu bila kamu bersumpah (dan kamu langgar). Dan jagalah sumpahmu. Demikian Allah menerangkan kepadamu hukum-hukum-Nya agar kamu bersyukur kepada-Nya.

Udah berkali-kali aku kaffarat sumpahku dengan memberikan makanan anak yatim, taun lalu juga aku udah kaffarat dengan puasa 3 hari berturut2. Merasa gak puas dengan apa yang udah aku lakukan, 3 hari yang lalu juga, aku kaffarat (lagi) sumpahku...... dengan puasa.

Entahlah, jauh di lubuh hati ku yang paliiiiing dalem, aku ngerasa, bahwa Allah belum memaafkan.
Hingga.... suatu malam, di pinggir jalan dago, di hari ketiga aku berpuasa, sambil makan nasi goreng dan air jeruk anget, aku berdiskusi banyak dengan "seseorang", tentang semua ketakutanku.

Dia telah membuka mata hatiku selama ini.
Zero Mind”, itu kata kuncinya…..
Sambil menitikkan air mata, kuhadapkan hatiku pada-Mu, ridha akan apapun kehendak-Mu.
Dan di saat itu pula, aku merasa ringan, seakan beban yang tersimpan di dalam hati, terangkat semua bersama dengan keikhlasanku.....

-22 July 04-

saling mensyurgakan pasangan yuk!

Sejauh ini, pengetahuanku tentang "pengkhianatan" semakin kukuh dan mengkristal.
Semakin jauh aku mempertanyakan tentang
"mengapa para suami berselingkuh"
semakin dalam yang aku dapat tentang makna "tidak setia"
Sebagian menganggap / melakukannya untuk memenuhi ego / ambisi masa mudanya yang terlalu 'lurus' akibat kurangnya rasa percaya diri dan kekuatan itu baru tumbuh sekarang (after merried).
Ada yang melakukannya hanya sekedar iseng,
Karena ada kesempatan,
Tawaran yang menarik,
dan tentunya.... 'Niat"
Sebagian orang melihat dari sisi petualangan.
Dimana mereka merasakan "deg-degan"....
karena takut diketahui 'pemilik syah'
Bahkan ada yang merasa sangat bergairah hanya dengan mengungkapkan kalimat:
"Apakah hubungan kita sudah termasuk perselingkuhan?"

Tapi kupikir.....
Menginginkan untuk merasakan kembali masa indah SMA adalah alasan yang paling HUMANIST
Suami yang sudah lama tidak pernah mendengar kata
kangen, rindu, hug and kiss, bla..bla...bla.. dari pasangannya.

Tapi honestly, ini tidak juga bisa dijadikan sebuah alasan kenapa orang berkhianat.
Seharusnya ini dikembalikan pada NIAT AWAL MENGAPA TERJADI PERNIKAHAN?

Sungguh indah jika pernikahan ditujukan untuk sebuah niat mulia saling "MENSYURGAKAN" pasangan.

-19 August 04-

Kilau Bintang Menerangi Hati

Kupilih satu bintang
Meski tak begitu terang
Namun kuinginkan Dia
Dengarkan Ku dalam diamku
Temaniku dalam galauku
Menanti esok tanpa pasti

Lihat!
Kau kerlipkan sedikit cahayamu
Memberi tanda
Seakan kau mengerti akan ku

Bintang,
Jangan pernah tinggalkan ku
Sendiri memohon di sini
Hingga Tuhan mengabulkan
Semua harapanku
Impianku
Asaku
dan……….…
…………..
.................
(Kau Maha Tahu)

-12 Dec 04-

kangen sama KANGEN

Kangen sama Cinta
Kangen sama Rindu
Kangen sama Cemburu
Dan...
Yang paling ngangenin......
Kangen sama KANGEN

-catatanku 19 januari 05-

12.5.08

the tarix jabrix

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Comedy
jadi anak gaul bukan berarti harus bragajul donk?
aku tertarik nonton film ini, gara-gara ponakanku yang berumur 8 tahun menceritakan dengan cekakak cekikik ulah the changcuters dalam tingkah polanya ber-geng motor ria.
Katanya.... bunda, masa waktu changcuters dikasih 3 aturan biar masuk geng motor road devil, dia merasa keberatan di aturan nomor 3 karena harus ngelawan orang tua... lucu deh bunda feti.
Apalagi waktu si cacing bilang 'astaghfirullah haladzim' pas dia reuwas, gak kayak geng-geng motor lainnya gitu deh bunda.. pake ngomong-ngomong kasar..

ternyata... bodoran urang sunda mah, pasti masuk lah di aku, soalnya aku kan orang sunda pastinya kalo pun lasyut... tetep akan terpingkal dengan logat nya yang nyunda.... hahhhaaahaaa...

aku gak ngasih review di sini ya, abis gokil abis nih film
tonton aja deh, udah 2 minggu ini, tuh bioskop full book terus
hahhaaaahaaaa.. kayak hotel aja fully book

5.5.08

Anger Management

Rating:★★★
Category:Books
Genre: Religion & Spirituality
Author:Quito R. Motinggo
Ketika "saya dan mas" sudah lebih sering sensitif
Ketika "saya dan mas" sudah saling berteriak
Ketika "saya dan mas" sudah saling menyalahkan
Ketika "saya dan mas" sudah menyadari
Bahwa lingkungan sekitar sudah mengotori keramahan kita
Bahwa lingkungan sekitar sudah merecoki kasih sayang antara kita
Bahwa lingkungan sekitar sudah tidak mau bertoleransi dengan kita
Bahwa lingkungan sekitar hanya mementingkan kenyamanan masing-masing
Pada saat itu kutemukan buku ini
Dan ku bagi bersama mas, untuk berdiskusi dan mengembalikan keadaan indah yang kita punya.........

Terima kasih Mas Quito....
Terima kasih Tuhan, yang sudah melangkahkan kaki dan hati saya untuk menemukan buku ini.