Dear ananda tersayang,
kamu tau? meski kau belum terlahir dan hadir di dunia ini, tapi bunda ingin berbagi cerita kepadamu tentang hari kemarin dan hari ini. hmmm.. (bunda aneh ya?)
Kamu tau? hari ini bunda berencana untuk menengok temen bunda yang baru melahirkan beberapa hari yang lalu. Aaahh.. tentu saja, bunda tidak datang sendirian. Bunda datang bersama temen-temen bunda semasa kuliah dulu.
Ananda, kemarin, bunda dan temen2 bunda saling bertelepon ria untuk memastikan jam berapa hari ini akan bertandang ke antapani (rumahnya tante rika yang melahirkan itu). Semua sudah klop, akan pergi jam 4 teng setelah jam kantor selesai.
Dear ananda tercantik,
Ada yang lucu ketika bunda berdiskusi dengan salah satu teman bunda.
Sebut saja namanya tante X (biar mirip kayak X-Files) :D
Ketika bunda bertanya ke dia tentang rencana hari ini, tante X dengan sangat pedenya menyebutkan bahwa kami (bunda dan tante X) akan menjemput tante Y.
Tentu saja bunda kaget, bagaimana dia bisa menodong bunda, untuk menjadi supir pribadinya dan menjemput seseorang, sebelum menuju rumahnya tante Rika?
Ananda tersayang, sungguh tidak mengenakkan, ketika seseorang menginginkan sebuah bantuan terhadap dirimu namun kamu tidak diminta persetujuan terlebih dahulu.
Ssssttttt.... ini betwen us ya sayang. Bunda tidak ingin kamu menjadi orang yang seperti itu.
Jika suatu saat kamu ada di posisi itu, hal terbaik yang harus kamu lakukan adalah "bertanya terlebih dahulu dan memintanya". As simple as that.
Bunda rasa, seorang teman jika diminta dengan baik, tidak akan menolak untuk membantumu. Namun jika kamu melakukannya dengan fait accompli, siapapun akan tersinggung.
Nanda, banyak hal yang ingin bunda ajarkan padamu. Bukan hanya untukmu saja, tapi juga untuk bunda, sebagai bahan renungan dan intropeksi, bahwa sikap seperti itu adalah tidak baik.
Nantikan surat-surat bunda berikutnya ya.....
Kecup sayang dari bunda :-*
fait accompli : something that has already happened and is thus unlikely to be reversed