12.2.09

My Sister Keeper, Penyelamat Kakakku

Rating:★★★
Category:Books
Genre: Romance
Author:Jodi Picoult
Ketika saya mulai membaca buku ini, saya menemukan hal-hal menarik yang tersedia. Diawali dengan sinopsis yang tertera di sampul belakang buku. Tema ceritanya sangat "unik".

Yaitu seorang anak bernama Anna, 13 tahun, menggugat orang tuanya sendiri karena "merasa terpaksa" untuk mendonorkan sumsum tulang belakang beberapa hari setelah dia dilahirkan, kemudian sudah tak terhitung darah yang dia donorkan juga di umur balita, dan pada saat dia berumur 13 tahun dia juga harus mendonorkan salah satu ginjalnya.

Ini lah titik balik, ketika dia memberanikan diri untuk menggugat orang tuanya (khususnya ibunya) karena kegiatan "donor mendonor" ini tidak akan ada habisnya.

Penulisan dengan sudut pandang "aku" yang jamak dari setiap tokoh yang terlibat adalah salah satu hal yang menarik sekaligus merupakan kekurangan dari buku ini.

Ini adalah buku pertama yang saya baca dimana si penulis menyajikan tokoh "aku" yang jamak.

Namun, Jodi Picoult kurang menguatkan tokoh-tokoh itu dalam ke-aku-annya. Contohnya ketika dia menjadikan Anna si tokoh AKU, saya tidak bisa merasakan Anna sebagai tokoh anak kecil berumur 13 tahun, namun tokoh dewasa yang dipaksakan anak-anak, atau kebalikannya.

Terlihat sekali disini bahwa pikiran & sikap penulis yang sudah dewasa sangat mempengaruhi tokoh anna yang seharusnya sangat anak-anak.

Tadinya saya berharap banyak buku ini akan menjelaskan tentang jalannya persidangan yang alot layaknya buku-buku Sidney Sheldon yang menurut saya justru merupakan titik jual yang sangat menarik dibanding dengan buku lainnya, dibanding pemaparan kisah keseharian tokoh Ibu, Ayah, Pengacara, Wali, Kate, Jesse, dan Anna.

Kekurangan lainnya adalah ketika si penulis menjadikan "banyak surprise" sebagai penutup cerita, yang tragis dan tidak

Oke.. catatan terakhir yang bisa saya ambil dari keseluruhan cerita ini adalah "sangat lah sulit menjadi orang tua yang adil bagi seluruh anak-anaknya, dan biasanya hal itu juga tidak bisa ditutup-tutupi."

Oh iya, buku ini bisa menambah pembendaharaan pengetahuan tentang kanker leukemia, lengkap dengan istilah kedokteran dan penanganannya.

Tapi by the way sepertinya penterjemah buku ini kurang "klik".