kadang aku terlalu bodoh untuk bisa memaknai apa yang tersirat dari sebuah informasi Tuhan.
Tujuan pembelajaran yang datang dari-Nya juga simpang siur.
Kadang terekam positif, tapi banyaknya negatif.
Tak perlu aku sebutkan nama, tapi.......... aku masih belum mengerti pesan Tuhan untukku.
Apakah Tuhan sedang mengajari aku, agar jangan terlalu serius memaknai cinta?
Ah!
Satu kata sakti itu...
Entah berapa banyak orang yang masih menghargainya!
Maknanya kini sudah pudar dilekang realita hidup tanpa mimpi!
Ataukah Tuhan sedang memperkenalkanku dengan orang-orang yang berkhianat terhadap cinta?
Pengkhianatan, Kesetiaan?
Kabur sudah artinya sekarang
(duniaku terasa gelap karena mati lampu)
No comments:
Post a Comment