Sejauh ini, pengetahuanku tentang "pengkhianatan" semakin kukuh dan mengkristal.
Semakin jauh aku mempertanyakan tentang
"mengapa para suami berselingkuh"
semakin dalam yang aku dapat tentang makna "tidak setia"
Sebagian menganggap / melakukannya untuk memenuhi ego / ambisi masa mudanya yang terlalu 'lurus' akibat kurangnya rasa percaya diri dan kekuatan itu baru tumbuh sekarang (after merried).
Ada yang melakukannya hanya sekedar iseng,
Karena ada kesempatan,
Tawaran yang menarik,
dan tentunya.... 'Niat"
Sebagian orang melihat dari sisi petualangan.
Dimana mereka merasakan "deg-degan"....
karena takut diketahui 'pemilik syah'
Bahkan ada yang merasa sangat bergairah hanya dengan mengungkapkan kalimat:
"Apakah hubungan kita sudah termasuk perselingkuhan?"
Tapi kupikir.....
Menginginkan untuk merasakan kembali masa indah SMA adalah alasan yang paling HUMANIST
Suami yang sudah lama tidak pernah mendengar kata
kangen, rindu, hug and kiss, bla..bla...bla.. dari pasangannya.
Tapi honestly, ini tidak juga bisa dijadikan sebuah alasan kenapa orang berkhianat.
Seharusnya ini dikembalikan pada NIAT AWAL MENGAPA TERJADI PERNIKAHAN?
Sungguh indah jika pernikahan ditujukan untuk sebuah niat mulia saling "MENSYURGAKAN" pasangan.
1 comment:
mmmh
emang gak ada pertanyaan : "Kenapa istri berselingkuh Fet? hihihi"
kebosanan dan kejenuhan kan bukan monopoli kaum pria...
wanita juga manusia gitu loooh
Post a Comment