5.9.04

N.Y.E.Z.Z.E.L

Nyesel!
Satu kata yang terus muter di kepalaku.
AAAAARRRRRGGGGGHHHHHHHH!!!!!!!!
HUUUUUHHHHHH!!!!!
N.Y.E.Z.Z.E.L.L
(Tuch kan nulis ‘S’ nya aza udah diganti pake “ZeD”, dobel logi..... itu artinya aku emang nyesel buanget).
Heran! Biasanya aku gak pernah ngerasa seperti ini untuk “kasus” yang satu ini.
Tapi............ setelah ngomong heart to heart sama dia tadi malem........GUBRAK!!!!! Nyesel MAN!!!

Kenapa aku dulu mandang dia dengan sebelah mata?
Kenapa aku dulu gak bisa liat bijaksananya dia?
Kenapa aku dulu gak sensitif sama rasa sayangnya dia?
Kenapa aku dulu gak telaten belajar ngertiin dia?
Kenapa aku dulu under estimate duluan sama performance dia?
Yang aku inget, pada waktu yang sama, aku juga sedang jatuh cinta sama pria lain.
So........ aku gak concern dengan kedatangan hati dia.

Aku benci dia karena udah ganggu hari-hariku.
Aku risih karena dia sayang sama aku.
Aku sebel karena dia terlalu merhatiin aku.
Aku jengah karena dia sabar dengan judesku.
Aku bosan dan capek karena dia selalu menunggu kedatanganku di rumah.

Satu tahun yang lalu, dia memutuskan untuk memilih wanita yang mencintainya.
Satu tahun yang lalu, pria yang aku cintai memilih wanita yang dicintainya.
Hari ini, di jam ini, detik ini pula, AKU.... terpuruk, di kamarku sendiri, meratapi.....
penyesalanku.

Aaaaaarrrrggggghhhhhhhh!!!!!!!
Puyeng!
Pusing!
Ngantuk!
Matiin Tivi!
Matiin Lampu!
MATI!
HATI!
MATI!
JIWA!



1 comment:

Anonymous said...

Untuk Aa 'Tee:
semoga mendapatkan kebahagiaan yang gak pernah Aa dapatkan dari saya,

Terima kasih atas ketulusan Aa memaafkan perlakuan saya dulu,

Dan semoga Allah membalas semua doa-doa tulus Aa untuk saya

Semoga berkah dan rahmat Allah senantiasa menyertai Aa dan keluarga.

Amiin...