23.1.08

serial kehidupan

dulu pas liat sinetron tersanjung udah masuk babak ke-6 (6th session) aku langsung bengong.
kok ya masalah gak ada abis-abisnya. trus tambah lagi greget banget sama si tokoh utama yang gak bisa berbuat apa-apa. dimarah-marahin diem, dilecehin diem, cerita cinta juga gak ada perkembangan dari malam ke malam.... kadang beteeee liatnya. langsung tuh tivi dimatiin.

Hati udah dongkol melihat si tokoh seakan tak berdaya oleh berbagai kondisi. kadang juga sutradara dan penulis script memperpanjang cerita seakan diada-ada.
tapi pernah gak terpikir bahwa hal itu mungkin saja memang terjadi di kehidupan nyata?
dimana kita memang tidak bisa melawan kondisi, bahkan ketika melawan gak akan membawa perubahan yang berarti, sehingga kita lebih banyak memilih untuk diam dan menyimak?

pada akhirnya aku menyadari, kadang penonton hanya bisa mencela, atau mengomel supaya tokoh utama kesayangannya berbuat ini dan itu, padahal apa jadinya jika itu terjadi pada dirinya sendiri. bahwa dunia tidak sesimpel layar kaca.


No comments: