23.5.08

Semua Berawal dari SMS Promosi

"Mbak, sudah lama gak mampir ke Flo**n, Kami tunggu ya kedatangannya", kalimat yang sama yang dikirim by sms ke ponsel aku ini udah mulai mengganggu.

Terus terang, akhir-akhir ini, banyak sekali sms-sms promosi yang gak ada habis-habisnya yang dikirim melalui nomor GSM or CDMA dari Operator. Ada promosi RBT (nada tunggu) lah, promosi Reg spasi bla-bla-bla yang berhadiah yahud lah, atau sms untuk mengetahui informasi terkini mengenai sesuatu.

Di suatu waktu, Aku (tepatnya diilhami oleh mas kyu) heran kenapa Operator mengenakan biaya untuk nada tunggu, padahal nada tunggu itu bukan untuk didengar oleh si pemilih lagu. Dan belum tentu nada tunggu tersebut disenangi oleh penelopon yang masuk ke telepon kita. Kan gak nyambung? Udah mah kita yang bayar, trus lagunya juga bukan kita yang dengerin, udah gitu lagi orang yang nelepon ke kita bisa jadi gak suka dengan lagu pilihan kita. Lah... sia-sia kan kita bayar perbulannya?

Coba pikiran mereka dibalik ya, nada sambung / nada tunggu itu dikenakan kepada kita, dan kita bisa memilih nada tunggu setiap kita mau menelepon ke luar. Jadi kepada siapapun kita menelepon, kita sendiri yang dengan bebas memilih nada sambung sesuai dengan kesukaan kita yang kena beban biaya.

Dan ironisnya, nih sms promosi dan juga yang serupa, udah mulai mengganggu ketentraman batin gue. Karena in the middle of nowhere or my activities, tiba-tiba muncul sms yang gak penting banget. Bisa aja sih tinggal gue hapus trus beres sudah. Tapi kalo sms serupa datang 3 hari sekali and every day.. itu sih udah luar biasa.

Untuk kepentingan ketentraman batin ini (du ileeeeh bahasanya), gw selalu rajin untuk telepon Customer Service Operator aku, untuk menghentikan sms seperti ini. Dan alhamdulillah, sekarang sudah tidak ada sms promosi dari 888 atau 818 atau 222 atau 555 atau.. atau... (duh bakalan panjang kalo gw sebutin semuanya).

Ternyata ketenangan ini mulai rusak, karena dalam 6 bulan terakhir, aku dapet lagi sms promosi yang sudah mulai di titik "annoying". Ya itu sms dari Flo**n. Sebenarnya Flo**n dulu adalah tempat biasa aku dan mas kyu melepas penat sekedar relaksasi.
Pelayanannya terhitung sempurna di mata aku, tempat yang strategis, staff yang ramah, suasana yang bikin kita relaks, pijatan yang memanjakan badan kita yang luluh lantah setelah seminggu bekerja yang kadang harus pulang pergi luar kota. Namun, ketika kita mendapatkan pengganti yang lebih dari itu, aku dan mas kyu sudah jarang untuk berkunjung ke sana.

Dan walhasil, datanglah sms-sms seperti itu. Dimulai hanya 1 kali dalam seminggu setiap hari Jumat. Kemudian, mungkin karena tidak ada respon rada gencar menjadi 2 kali seminggu.

Suatu waktu, pernah saya balas smsnya dengan kalimat, "Mbak maaf, sudah cukup promosinya. "
Kemudian hadir balasan, "Oh maaf, jika sms kami mengganggu".
Lalu kemudian saya jawab pula, " Iya, sms promosinya sudah mulai mengganggu, mohon dihentikan ya. Jika memang saya ada waktu saya akan ke sana."

Satu bulan dari itu, sms dari Flo**n nyaris tidak pernah saya terima, sampai kemudian datang lagi sms dengan kalimat yang sama (kopi paste banget deh, atau mungkin kalimat itu sudah menjadi templete di HP nya).

Kemudian, dengan sabarnya saya menjawab, "Mbak maaf, mungkin untuk waktu yang panjang saya tidak akan berkunjung ke Flo**n karena sekarang saya di luar pulau" (jawabku berbohong).
"Ooooh mbak di luar pulau, maaf jika saya mengganggu." reply dari nomor tersebut.

Ah... Legaaaaa..... rasanya jawabanku sudah lebih dari rasional, sehingga mudah2an bisa membuat mereka berhenti untuk mengganggu aku melalui sms promosinya.

Dasar ndableg.... satu bulan kemudian hingga hari ini, saya mulai mendapatkan sms yang sama dengan kalimat yang sama dari nomor yang sama. Mula-mula saya cukup menghapusnya dan kemudian melanjutkan aktivitas saya. Tapi rasanya kok gak berhenti2. Whats uppppp wooooyyyy...

Lalu timbul niat jail saya , akhirnya setiap hari saya rajin mengirimkan sms ke nomor tersebut, dalih-dalih saya adalah orang lain.

Begini sms pertama saya bunyinya : "Hai manis, kenalan dong. Saya masih bujangan loh. Nama kamu siapa? Flo**n tempat apa? Nanti saya main ke sana ketemu kamu. Malam ini saya call kamu, boleh?

Besoknya kukirim lagi sms ke nomor yang sama : " Hai manis, kamu belum jawab sms aku. Nama kamu siapa? Kenalan dulu dong.... Saya Asep, asli orang Bandung."

Pagi ini saya sms juga ke nomor itu karena kebetulan besok kan hari Sabtu : " Hai Flo**n, lagi ngapain niy? Besok ada acara gag? Kopi darat yuk!"

Rasain lu.. emang enak di teror dengan sms yang gak penting. Silahkan anda menikmatinya sendiri.

Pesan yang bisa diambil : jangan gampang menuliskan nomor HP anda di tempat "nomor yang bisa dihubungi", apalagi jika HP anda adalah nomor pasca bayar, yang musti mikir beribu kali untuk ganti dengan nomor baru.











































8 comments:

Dyah Prajnyandari said...

aku juga suka mendapat SMS promosi yang "nggak banget deh" itu.....

Mysterious Rockstar said...

hahahahahaha... jadi pengen tau dia masih sms promosi ke "Asep" gak ya??? hahahahahaha geli gue

Kerlip Bintang said...

mungkin bakalan promosi hal berbeda kalo ke Asep....
perjodohan mungkin?
wakakakakakk...
*dapet kegiatan seru baru nih*

Kerlip Bintang said...

kalo dari operator GSM, minta aja ke CS nya. Cepat kok prosesnya..
Hari ini minta, hari ini juga dihentikan.
Lumayan ngurangin "alasan2 kecil pendorong bete"
hihihiihii.. segitunya

Mysterious Rockstar said...

lu cerita2 ya kalau tiba2 ada promosi untuk Asep HUAHAHAHAHA

Kerlip Bintang said...

siip.. lah, yang info gini mah pasti gw sharing..
wakakakkaaak..

Kameu Meut said...

Dasar neng kyu lagi keluar jailnya ... ;))

Kerlip Bintang said...

abis geram pisan...
kan tinggal milih, marahin dia or jailin dia
neng pilih jailin aja, lebih ke-hate-an
dan gag bikin tensi naik hihihihiii....
dapet maenan baru..