Buat aku yang sudah lama hidup tanpa tawa, tawa adalah sebuah harga yang sangat mahal. Bahkan, sebulan yang lalu, akhirnya aku membeli sebuah tawa. Untuk tawa yang kuharap didapat selama kurang lebih 3 bulan, meski harus seminggu sekali.
Kenapa kau rampas tawaku sekian lama ini?
Kenapa kau abuse emosiku sekian kali?
Kenapa kau tak lelah menggangguku setiap hari?
Sana bawa tawamu, dan bagi dengan orang-orang yang ingin mendengarnya..
Jangan kau paksa aku dengan bahan tawamu...(Gariiiing!!!!!)
Karena aku sudah menemukan tawaku di komunitas baruku...
Meski aku harus menebusnya dengan ratusan ribu....
14 comments:
MAHAL AMAT TAWANYA?
komunitas apaan lagi mbak? asal jangan sekte sesat aja! hihi...
lagian ketawa kok bisa semahal itu? eh, tapi jangan lupa.. ketawanya 3 jari aja!
dibanding dengan yang didapat, cukup signifikan :D
kayaknya sih orang2 di komunitas baru itu pada sesat hahahaaaa...
umur masih muda, daya analisa kehidupannya udah cukup jauh...
mangkanya aku lebih banyak tawa mendengarkan mereka berdiskusi.. sambil diiringi petik gitar mereka atau sambil dengerin music instrumentalia.
tawa = senyum..
pilih mana ??
ya ampuunn mbak... coba kau minta tawa dariku dijamin gratis ..sumprit..
hehhehehehe...
pengennya siy dua-dua nya ..
biar sempurna duniaku :)
yaaa.. telat deeeh tawarannya hiks!
say: cheers!
the persons you talked about might have to pay a lot for the laughters as well. They might have to pay with inconvinience of others. They may get the laughters but lose the hearts at the same time. Only God knows.
...
ahh... tampaknya saya tahu ini. saya jamin mereka emang sesat!!! hahaa. janjian aja yuk mbak, kita reunian tiap senen sore jam 5.. *ngokk* hihihi
sssstttt.... Nilam, awas kedengeran orang sebelah...
Ntar kalo dia yg telah merampas tawaku tau, dan kemudian datang ke dalam komunitas ini..
bisa mati berdiri aku... hihihiii.....
oke, kita pake kode rahasia aja.. snn05.00dt4biasa.. hihihi
Post a Comment